Beberapa Fakta Mengenai China


–       Kronologi Politik China

  • September 1976, Mao Zedong wafat
  • Agustus 1977, Kongres Partai XI menyatakan bahwa ‘Revolusi Kebudayaan’ telah berakhir
  • Oktober 1977, perguruan tinggi dibuka lagi
  • Oktober 1978, penerimaan kaum intelektual sebagai bagian dari masuarakat
  • Desember 1978, Sidang Pleno III, Kongres XI, mengesahkan kebijakan ‘reformasi dan keterbukaan’
  • Januari 1979, terjadi pembukaan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat, disusul kunjungan Deng Xiaoping ke Amerika Serikat (29 Januari – 5 Februari)
  • Juli 1979, diijinkan mengadakan perdagangan dengan negara lain
  • Februari 1980, Sidang Pleno 5, Kongres XI menghapus jabatan Ketua Partai, menghidupkan kembali jabatan Sekretaris Jenderal Partai, dan mengangkat Hu Yaobang sebagai sekjen
  • Juni 1981, Sidang Pleno VI, Kongres XI mengesahka dokumen “Keputusan mengenai beberapa masalah sejarah sejak didirikannya negara”. Dalam dokumen tersebut, mao dinyatakan bersalah mengadakan Revolusi kebudayaan
  • September 1982, Deng Xiaoping diangkat sebagai Ketua Komisi Militer Pusat
  • Juni 1983, Kongres Rakyat Nasional VI mengangkat Zhao Ziyang sebagai PM, sekaligus pertanda Hua Guofeng sudah kehilangan semua jabatan pemimpin.
  • Januari 1987, rapat Politbiro Partai memutuskan Hu Yaobang diturunkan dari jabatan Sekjen Partai, dan dirangkap oleh Zhao Ziyang
  • Januari 1988, Presiden Chiang Ching-kuo (Taiwan) wafat; Dewan negara mengesahkan “sistem kontrak dan tanggung jawab manajer” bagi perusahaan milik negara..
  • April 1988, Sidang 1, Kongres Rakyat Nasional VII memilih Li peng sbagai PM.
  • April 1989, Hu Yaobang, mantan sekjen PKC, meninggal dunia tiba tiba, disusul oleh demonstrasi mahasiswa di Lapangan Tian’anmen
  • Mei 1989, kunjungan kenegaraan Gorbachev; China dinyatakan dalam keadaan darurat
  • Juni 1989, pembantaian demonstran di Lapangan Tian’anmen
  • Juli 1989, Zhao Ziyang diturunkan dari jabatan Sekjen Partai, dikeluarkan dari Politbiro, dan dari Komite Sentral, dan Jiang Zemin diangkat sebagai Sekjen PKC yang baru; terjadi pengejaran para bekas pendukung demonstran di seluruh Cina
  • Januari 1990, status keadaan darurat dicabut
  • April 1990, Jiang Zemin diangkat sebagai Ketua Komisi Militer Pusat, menggantikan Deng Xiaoping
  • Agustus 1990, terjadi pemulihan hubungan diplomatik dengan Republik Indonesia
  • April 1991, Zhu Rongji diangkat sebagai Wakil PM
  • Januari 1992, Deng Xiaoping mengadakan perjalanan ke selatan (nanxun) yang mengeluarkan seruan untuk “mempercepat reformasi ekonomi”
  • Maret 1993, Kongres Rakyat Nasional memutuskan reformasi pada perusahaan milik negara sampai ke tingkat privatisasi dan semi-privatisasi
  • Juni 1993, Cina gagal melamar menjadi penyelenggara olimpiade tahun 2000
  • November 1993, Plenum III Komite Sentral, Kongres XIV menetapkan Cina mengikuti “ekonomi pasar sosialis” dan sistem fiskal baru
  • Desember 1993, merupakan peringatan 100 tahun lahirnya Mao zedong
  • Juli 1994, UU perburuhan ditetapkan, dimana diatur upah minimum serta penetapan UU Keamanan Negara, dimana polisi boleh menangkap siapa saja yang menyebarkan berita yang “bertentangan dengan fakta”
  • Desember 1994, Cina gagal masuk GATT
  • Februari 1997, Deng Xiaoping wafat
  • Juni 1997, Hong Kong kembali ke pangkuan Cina
  • September 1997, Kongres PKC XV menetapkan “Cina pada tahap awal sosialisme”
  • Oktober 1997, kunjungan Jiang Zemin ke Amerika Serikat
  • Maret 1998, Zhu Rongji diangkat menjadi PM, menggantikan Li Peng
  • Maret 1999, amandemen UUD 1982 mengakui eksistensi kepemilikan swasta
  • Mei 1999, pengeboman Kedubes RRC di Beograd oleh pesawat AS disusul demonstrasi anti AS di kota kota besar di China
  • Desember 1999, Macao kembali ke pangkuan China
  • Juli 2001, pada pidato perigatan ulang tahun ke-80 dari PKC, Jiang mengumumkan pengusaha swasta boleh masuk menjadi anggota partai
  • Juli 2001, Cina berhasil dipilih menjadi penyelenggara Olimpiade tahun 2008
  • Desember 2001, Cina resmi diterima sebagai anggota WTO
  • 4 November 2002, ASEAN dan Cina setuju untuk mengadakan “Free Trade Area”
  • 8-15 November 2002, kongres PKC ke – 16, menetapkan Hu Jintao sebagai sekjen partai menggantikan Jiang Zemin
  • Maret 2003, Kongres Rakyat Nsional menetapkan Hu Jintao sebagai Kepala Negara dan Wen Jiabao sebagai PM
  • April-Juni 2003, wabah penyakit SARS meledak di Cina menyebabkan panik di seluruh Cina
  • Oktober 2003, Cina berhasil meluncurkan satelit berawk ke ruang angkasa, dan kembali ke bumi setelah melakukan 14 kali putaran. Nama satelit Shenzhou V dengan nama astronot Yang Liwei

–       Sejak awal abad masehi, Cina telah mengalami globalisasi dengan bukti hubungan perdagangan sutra dengan kekaisaran Roma

–       Untuk jangka kurang lebih 100 tahun, Cina kehilangan kontak dengan Eropa Barat karena Cina di bawah Dinasti Qing menjalankan kebijakan pintu tertutup

–       Globalisasi di Cina tidak terbendung ketika Inggis berhasil mendobrak pintu Cina lewat perang candu tahun 1840

–       Akhir abad ke 19 hingga awal abad 20 di Cina, ditandai dengan aneka pergolakan dan konflik, bahkan pembunuhan yang berakhir dengan tumbangnya kekaisaran Cina di bawh Dinasti Qing tahun 1911

–       Ditilik dari data data yang tersedia sampai tahun 2000 saja, Cina telah menjadi produsen dari banyak hal yang sudah menjadi tingkat dunia. Menurut data dari East Asia Institute, Singapore, tahun 2003, Cina menguasai 7% hardisk drives dunia, 12% desktop PCs dunia, 13% hand phone dunia, dan 46% sepeda motor di dunia.

–       Pada tahun 2000, struktur ekspor China Cuma 10% terdiri dari hasil pertanian, selebihnya adalah barang manufaktur.

–       Pada awal reformasi, hanya 5% saja dari ekonomi China yang dimarketisasikan, pada tahun 1999 sudah naik menjadi 50%

–       Sebelum refolusi, negara mengontrol harga dari 1.336 barang, namun pada tahun 1998, Cuma tinggal 58 barang saja

–       Ekspor cina pada 2001 melejit hingga 23% menjadi US$ 266 miliar dan merupakan 4,4% dari ekspor dunia

–       Pada pertengahan tahun 1950-an, ketika dinyatakan bahwa “transformasi sosialis” telah tercapai,kelas kapitalis benar benar telah dikikis. Kalau pada tahun 1953 masih terdapat 8,4 juta tukang ,pedagang, dan pengusaha di kota kota di Cina, pada 1956 jumlah itu merosot menjadi 160.000 sja di seluruh Cina.

 

Referensi : Wibowo,I.2007.Belajar Dari China.jakarta:Kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: